RAMUAN UNTUK MENCEGAH VIRUS CORONA
oleh : Asy-Syaikh Munir as-Sa'di hafizhahullahBeliau menyebutkan dalam khutbahnya yang berjudul: "Pentingnya Menempuh Sebab" bahwa ramuan ini mujarab (telah teruji berdasarkan pengalaman) dan bermanfaat dengan seizin Allah sebagai pencegahan dan perlindungan dari wabah corona dan penyakit lainnya, hal ini karena terdiri dari beberapa bahan yang disebutkan dalam syariat Islam dan ditunjukkan oleh nash-nash syari'at dari al-Qur'an dan Sunnah.
Ramuan tersebut sebagai berikut:
• Seperempat kilo madu alami.
• Sesendok Costus India.
• Sesendok habbatus sauda' (jinten hitam) ditumbuk.
• Empat siung bawang putih digiling.
Campur semua bahan ini dan ambillah sesendok sebelum atau sesudah sarapan, atau sewaktu sahur atau sesudahnya.
Di samping menempuh sebab-sebab yang disyariatkan yaitu: doa, tawakkal, menempuh sebab, dan berbaik sangka kepada Allah Azza wa Jalla.
Sumber : https://t.me/chohab_mohrika/7939
Catatan:
*Qist Al Hindi* adalah Batang hitam yang diambil dari pohon bernama Al Qust (Costus). Habitat pohon ini berasal dari India.
*Qust* ini digunakan dalam Thibun Nabawi untuk mengobati *Radang Penyakit Paru*. Batang al-Qust (Costus) mengandung bahan helenin dan asam benzoat yang keduanya merupakan materi yang dapat membersihkan bakteri. Karena itu, batang ini dapat digunakan untuk mengobati radang amandel, radang uvula (bagian langit-langit yang menonjol ke bawah), serta radang saluran antara rongga mulut dan kerongkongan.
Berikut mengenai referensi quts al-bahri dan quts al-hindi yang terdapat dalam hadits Nabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi wasallam.
Dalam Kitab Pengobatan dari Assa’uth dengan qusthul hindi dan qusthul bahri disebutkan:
Telah menceritakan kepada kami Shadaqah bin Al Fadl telah mengabarkan kepada kami Ibnu ‘Uyainah dia berkata: saya mendengar Az Zuhri dari ‘Ubaidullah dari Ummu Qais binti Mihshan berkata: saya mendengar Nabi ï·º bersabda:
“Gunakanlah dahan KAYU INDIA, karena didalamnya terdapat 7 macam penyembuh dan dapat menghilangkan penyakit (racun) di antaranya adalah RADANG PENYAKIT PARU.’
Ibnu Sam’an dalam haditsnya: “Karena sesungguhnya padanya terdapat obat dari tujuh macam jenis penyakit, di antaranya adalah RADANG PENYAKIT PARU (DADA).”
